Saturday, June 14, 2008

I am a

Social Realist (SR)

Social RealistSocial Realists are popular persons full of energy. They are reliable, well organized and helpful. Traditional values are important to them. Founding a family also plays a central role in their life. Social Realists have a marked social streak. They are always ready to listen to the worries and problems of others and spare no effort when they are asked for help. With empathy and understanding, they can sense what other people need. Social Realists are always willing to highly regard the strong points of the other person and to excuse that person’s weaknesses. They are the most sociable of all personality types. Social contacts are very important to them.

Social Realists find it very difficult to cope with conflicts and criticism - harmony is their elixir of life. Acknowledgement and esteem are very important to this type. Differentiation on the other hand is not necessarily one of their strong points. At work and in partnerships, they are loyal, committed and always there when needed. They find it easy to make friends due to their open, warm manner and they have a large circle of friends. In love, they are faithful and attentive and care for their partners with a great deal of imagination and sensitivity. Social Realists show their feelings openly and honestly. Should a relationship break up, they tend to blame themselves. That is why they find it very difficult to end a partnership even if it has not fulfilled their requirements for some time.

Social Realists are more conservative types. They have a set system of values and rules which is orientated to the prevailing traditions. They prefer clear, structured surroundings and work processes; they find too much change und unrest unpleasant. Their strong points are carefulness and reliability and not so much flexibility and spontaneity. Social Realists are open-minded towards anything new only to a limited extent. But, should one be looking for someone to fulfil a task reliably and exactly, they are the right persons.


(Just visiting? Take the free test and determine your personality type!)

Wednesday, June 11, 2008

club 26

Selamat ulang Tahun, saya....

26 tahun.....maka inilah tahun pertama kuartal kedua hidup gwe....tersimpan kebahagiaan bersalut haru di hari lahir ini...setelah 26 tahun....

Sempat berpikir panjang saat tanggal berganti menjadi 9 Juni. Gwe 26 dan semakin berkurang lah umur ini, berkuranglah panjang durasi hidup ini. Gwe merasa bahwa semakin sedikit waktu untuk menjadi khalifah di muka bumi. Rasanya malam itu ingin tetap terjaga, tetapi bisa berpikir, tetap bisa menciptakan sesuatu tanpa harus berganti menit, jam dan hari. Rasanya malam itu ingin kembali duduk di depan komputer lab, menyelesaikan runningan yang tak kunjung benar....dan menyadari bahwa di usia yang semakin pendek ini...masih banyak gairah dan semangat yang belum tersalurkan.I love this feeling and spirit.....

Gwe bersyukur, untuk semua yang telah diberikan, dititipkan Allah ke gwe. Gwe bersyukur untuk setiap momen, memori dan pengalaman dalam hidup gwe. Gwe bersyukur atas 25 tahun hidup yang telah gwe lewati dan kesempatan melanjutkan hidup hingga detik ini.

Sepertinya malam itu Viva La Vida milik Coldplay bersenandung untuk gwe

I used to rule the world ,seas would rise when I gave the word

Tiba-tiba gwe jadi mengerti kenapa Chairil Anwar menulis

aku ingin hidup 1000 tahun lagi....

Gwe bukan apa-apa tanpa apa yang sudah Gwe dapatkan dan lewati....I deeply thank to GOD, dan yang belum gwe dapatkan...adalah bagian dari mimpi yang sudah gwe gantung tinggi di langit dan sudah gwe biarkan Tuhan memeluknya untuk gwe (Andrea Hirata, Sang Pemimpi).

Gwe berterimakasih untuk semua doa yang dikirimkan pada hari jadi kali ini. Tuhan, perkenankankah doa baik ini.

Dan seluruh kasih sayang, pertemanan, pemikiran serta perdebatan yang acapkali muncul dan kian mendewasakan gwe.

And then…keep rockin’ and WELCOME to TUENTISIXCLUB!!!

Friday, May 30, 2008

BKM…..?

Gwe kaget setengah mati….bahwa ada yang namanya BKMBantuan Khusus Mahasiswa. Apalagi ini? Ampun dah….gwe baru aja nulis kalo anak muda Indonesia manja, lah kok sekarang malah dimanja ama uang cuma-cuma macam ini. Gwe g komentar yah…apakah ini usaha menutup aktifitas dan kekritisan mahasiswa.Tapi…bantuan ini hanya akan membuat mahasiswa….anak muda Indonesia makin manja…makin males…lemah otaknya.  Lihat saja jumlahnya 501,7 Milyar !!!!! (Kompas,30 Juni Jatah BLT Mahasiswa Rp 501,7 Miliar)

Mana bisa anak muda sekarang kaya Boedi Oetomo yang jaman dulu harus setengah mati bisa sekolah di STOVIA. Mana bisa….??? Mau kayak anak Amerika…mimpi sana…

Anak di Amerika, memang pendidikan dasarnya gratis….tapi g dengan pendidikan tingginya. Gwe cukup kaget, setelah nonton Absolute2020 yang bilang kalo banyak sekali anak Amerika yang nilai SAT nya sempurna yaitu 2400 harus menerima kenyataan bahwa mereka tidak diterima di Universitas-universitas ternamadi U.S. Bukan karena mereka g pinter, tapi karena g ada duitnya. Bukan...bukan intinya pendidikan mahal, tapi usaha yang mereka tempuh hingga akhirnya mereka bisa sekolah. Mereka yang sekolah, pada akhirnya meminjam uang ke bank, lalu kerja paruh waktu setelah sekolah. Hanya untuk membiayai sarjana mereka. Dan berusaha untuk cepat lulus lalu cepat menghasilkan uang.

Di Indonesia juga banyak yang kayak gini, dan bagi gwe mereka lah yang membuat gwe selalu malu. Mereka yang kuliah pagi,malem kerja, lulus lebih cepat, dan lebih cepat berguna untuk masyarakat. Sedangkan gwe yang dikasih kemudahan, ga se-struggle mereka. Malu....

Kalau semuanya digampangin,orang tuh lebih mudah membuangnya. Coba kalo susah dapetnya...pasti mau membuangnya juga dengan berat hati.

Jadi, terlepas dari konspirasi di balik BKM itu...tolong jangan diterima. Jangan biarkan, kita mahasiswa, kita generasi muda ini dianggap lemah. Otak kita masih segar, raga kita masih kuat,jiwa kita masih bersemangat. Jangan biarkan langkah kita terhenti. Jangan biarkan kita terhina. Suruh saja mereka simpan uang itu untuk bangun gedung sekolah yang baik dan menggaji para guru honorer.

Jangan terima uang itu! Masih banyak yang layak menerimanya, dan itu bukan kita. Ingat kita masih bisa berusaha. Jangan kalah....jangan mau menanggung utang. Keringat kita....darah kita...masih dibutuhkan bangsa ini...Uang bantuan macam itu hanya menahan loncatan tinggi kita...

Kita yang Muda...Kita yang Terus Berkarya....

Thursday, May 29, 2008

BBM Naik ? Lah terus?

Iya…emang kenapa kalo BBM nya naik. Susah…?! Ya susah..kalo dipikir susah…coba pikir segi positifnya...
Gwe…jelas-jelas terkena imbas. Pendapatan bulanan gwe juga g tentu, maklumlah hanya pegawai lepas dan masih dengan status mahasiswa dengan uang saku yang tidak ikut naik dengan naiknya harga semua barang.

Satu..

Dengan BBM naik, kan berarti kita ikut mensukseskan gerakan hidup-damai-berdampingan-dengan alam. Katanya going Green,mengurangi emisi CO2, kok sekarang malah kalang kabut. Liat aja..di rumah gwe sekarang pake mobilnya jadi cuma satu. Yang satu lagi cuti. Dengan naiknya harga BBM...berkurang satu mobil di Jakarta. Bagus kan??!! Meskipun pada kenyataanya,kemacetan tol dalam kota tidak berkurang sedikitpun. *sigh

Dua...
Dengan BBM naik...artinya ongkos angkot naik. Hari pertama kenaikan BBM, gwe naik angkot dan berasa dirampok. Ya kerena kebijakan kenaikan tarif angkutan umum blom ditetapkan, dan TETAP blom ada hingga saat ini, yang ada si supir-supir ini menaikkan tarif seenaknya. Maka sejak itu gwe berniat menggalakkan jalan kaki, naik sepeda dan mengurangi hura-hura dari mall ke mall yang membutuhkan naik angkot. Dan ini artinya...MEMULAI HIDUP HEMAT. Bukannya memang sudah seharusnya begitu ?!

Tiga...
Karena harga makanan di kantin sekitar kampus mulai naik....sepertinya memang harus menggiatkan membawa bekal. Dan ini memaksa gwe untuk berinovasi dalam pola makan. HIDUP JADI LEBIH SEHAT.

Empat...
Artinya...kita memulai mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Memungkinkan pada penggunaan energi solar secara massal kan?! Bukannya lebih aneh ya, di negara kita yang letaknya di daerah tropis ini, malah penggunaan energi suryanya sangat minim. Penelitian di bidang ini juga belum sepenuhnya berkembang.

Menurut gwe, sebenernya udah g saatnya juga kita protes sana-sini,untuk apa?! Toh kemungkinan sangat kecil untuk dibatalkannya kenaikan BBM ini. Apalagi diturunin. Gwe malah berpikir, sebagian rakyat kita sudah sangat biasa dimanja dengan keadaan. Coba pikir, biar miskin, orang-orang tetep ditanggung sama pemerintah dengan kebijakan RASKIN lah sekarang BLT. Lain lagi dengan subsidi BBM yang ketentuan subsidinya sering disalahartikan lalu disalahgunakan sekaligus salah sasaran. Orang-orang muda macam gwe, udah dimanja sejak lahir. Liat aja...wong kita masih bisa keluyuran dari pagi ampe malem, tanpamenghasilkan apa-apa UNTUK ORANG LAIN. Main dari pusat perbelanjaan satu ke yang lain, ngopi-ngopi...haha-hihi. Orang Indonesia MANJA tau.....anak mudanya malas berpikir. Mikir mau enaknya...DEMO...plus sedikit anarkis biar orang-orang notice. Gwe jadi kepikiran kalo orang Indonesia tuh jangan-jangan ’menye-menye’. Kerja keras cuma milik sebagian orang, dan kesenangan jadi milik sebagian orang yang lain. Kenapa g malah jadi berpikir kreatif untuk menjadi jaring sosial. Kreatif menyelesaikan masalah. Mana...?? katanya anak muda...Yang Muda itu Yang Berkarya...udahlah...ga ada gunanya menggantungkan hidup ama yang tua-tua di DPR apalah itu namanya yang menamakan dirinya wakil rakyat. Saatnya yang muda ini berpikir kreatif. Coba diam sejenak, pikir matang-matang. Janganlah gegabah berkoar-koar sana sini. BERPIKIR KREATIF donk. Pecahkan masalah rakyat dengan kemampuan kita. Katanya anak muda...kok maunya cuma NGEROKOK...MAIN GAME.....KELUYURAN!! Duduk...berpikir dan BERINOVASI lah. Dari pada bikin keributan....gih mikir....bukannya banyak yah anak muda....mana???mana???

Kayaknya ini bukan akhir segalanya. Wong kita blom mencoba berbagai cara untuk menyelesaikannya. kita cuma menunggu dan menanti. Kayaknya udah g jaman. Mau demo...lammmmaaaa!!! udah saatnya kita jadi orang yang berguna untuk orang lain yang membutuhkan. Udah banyak anak muda yang kreatif dan berinovasi. Jadi? orang lain bisa, kenapa kta g?

Btw...demo ke istana jalan kaki ato naik kendaraan...?woooooo....naik kendaraan??? Banyak ya duitnya.....iya..gwe g setuju ama demo. Entropi yang dihasilkan tinggi. Baik CO2 maupun Panas, makanya selalu berakhir denganlebih banyak kesulitan.

Jadi sebenernya, kenaikan BBM itu adalah sarana yang tepat untuk MEWUJUDKAN HIDUP SEHAT, HIDUP HEMAT, GAK LAGI JADI BANGSA YANG MANJA dan MEMAKSA KITA UNTUK KREATIF, BERINOVASI. Trus,kenapa masih merasa susah....kreatif donk, kerja keras donk, bepikir keras donk.

BBM naik maka harga makanan naik, harga angkot naik, sedangkan gaji tetep, maka akhir bulan mengiris. yang g boleh turun cuma SEMANGAT...semangat ngerjain thesis...semangat jalan kaki, semangat mengurangi senang-senang, semangat baca buku, semangat hidup hemat, semangat nanem tanaman bahan makanan sendiri, semangat masak bekel dan semangat berinovasi.

So....STOP WHINNING....START INNOVATING!!!!!!

Tuesday, May 20, 2008

Garuda Pancasila


habisnya lupa sih,dimana letak dan urutan lambang Pancasila di dada burung Garuda, jadi gwe taruh aja disini. Selama ini lambang-lambang itu udah berkurang artinya karena dipakai oleh partai-janji-janji-tinggal-janji-dan-selalu-ingkar-janji.